Mencapai Yang Dicari Tanpa Menyakiti Orang Lain

Mencapai dokter.co apa yang dicari dalam hidup adalah pahala yang besar, ada orang yang melakukannya dengan lebih mudah tanpa merasa menyesal telah mengecewakan orang lain di sepanjang jalan. Yang lain merasa bersalah dan mencapainya di akhir pencarian, tetapi yang lain, karena takut, berhenti mencoba dan menyerah, kehilangan keinginan dan harapan mereka.

Seperti semua manusia, ketika orang tua membesarkan kita, mereka memproyeksikan kepada anak-anak mereka harapan bahwa kita akan mencapai segala sesuatu yang tidak mereka capai, dan bahwa kita akan mengikuti jejak mereka sebanyak mungkin.

7 Cara Mengkritik Tanpa Menyakiti Perasaan Orang Lain, Salah Satunya  Berikan Satu Kritik Pada Satu Pelanggaran - Kabar Lumajang

Rentang yang sama, tingkat sosial yang sama, gaya yang sama, minat yang sama dan lain-lain. Namun, banyak dari kita merasa bahwa apa yang kita cari tidak dekat dengan kita dan bahwa kita harus keluar dan mengalami jalan yang berbeda untuk mencapainya.

Ini berarti bahwa mereka harus berusaha mengecewakan orang tua, teman, atau orang yang mereka cintai yang mengharapkan hal-hal tertentu dari Anda yang tidak dapat Anda berikan kepada mereka.

Jika itu yang terjadi pada Anda, jangan menyerah atau menyerah atau merasa harus menyenangkan orang lain. Akan selalu ada seseorang yang mengharapkan sesuatu yang lain dari Anda, tetapi penting bagi Anda untuk memisahkan kebutuhan Anda dari kebutuhan orang lain (siapa pun mereka).

Ketika Anda menemukan diri Anda dalam situasi seperti ini, Anda harus memikirkan bagaimana perasaan Anda dan keyakinan Anda sendiri, dan dengan itu Anda akan tahu apa yang harus diputuskan. Sebagai contoh, teman saya jatuh cinta dengan seorang anak laki-laki beberapa tahun yang lalu yang tidak memenuhi semua harapan orang tuanya.

Tidak ada agama adalah miliknya. Dia selalu menjadi orang yang menghormati orang tuanya dan dia tidak pernah berpikir dia akan merasa seperti itu di depan mereka yang bertanggung jawab.

Namun, saatnya tiba ketika dia ingin berkomitmen pada anak laki-laki itu dan mendapati dirinya berada di sudut tidak tahu harus berkata apa karena dia tahu bahwa satu bagian dari dirinya akan mengecewakan orang tuanya dan bagian lain dirinya sendiri.

Bagaimanapun, teman saya menikah beberapa minggu yang lalu dengan anak laki-laki yang dia kencani selama 4 tahun dan dia sangat bahagia meskipun ayahnya tidak. Dia sekarang dalam krisis dengan ayahnya, orang yang membesarkannya, mendukungnya, memberinya semua cinta yang mungkin dan itu adalah perasaan yang sangat sulit.

Namun, dia harus memahami keputusannya karena dia tidak ingin kehilangan putrinya yang sekarang telah dewasa, cucu-cucunya di masa depan dan kehidupan yang ada di depan hanya kebanggaan dan kekecewaan.

Singkatnya, penting dan esensial untuk memiliki kekuatan batin untuk percaya bahwa seseorang bisa bahagia dengan memisahkan cinta orang tua dan orang yang kita cintai, dari cinta pribadi yang dibutuhkan, dari minat dan kebutuhan kita.

Yang menurut saya harus selalu kita ingat adalah bahwa kita semua adalah manusia yang berusaha memuaskan dan menyenangkan orang lain dan diri kita sendiri, namun kita (orang tua dan anak-anak) harus memahami bahwa setiap orang berhak untuk mencari, bereksperimen karena hanya dengan begitu kita dapat melakukannya. tahu siapa yang hidup

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *